Makna Janji pada Anak

Janji yang berulang kali di tepati, bias membuat anak cepat merasa kurang percaya diri. Sebab, janji bagi anak anak memiliki makna sebagai motivasi, sebagai penanaman nilai nilai yang baik di dalam berinteraksi dengan orang lain.

Yupz.. Janjjanjii adalah hutang, begitu kata pepatah yang sering kita dengar dan karena hutang tentu saja, janji harus ditepati. Jika kita tidak bersungguh sungguh dengan janji yang kita ucapkan, anak akan kecewa. Perlu anda ketahui, menurut psikolog Dra. Marti Alifa Fauzia, dari yayasan Al Hamidah bahwa anak membangun pribadinya melalui proses belajar, termasuk meniru. Dan, sumber belajar yang paling dekat dan lekat untuk anak usia sekolah adalah orang tuanya, disamping lingkungan sekolah dan orang orang terdekatnya.

Dan jika anak sering di bohongi maupun tidak di tepati janjinya, maka dampaknya akan berakibat fatal bagi kelangsungan psikologisnya di masa mendatang. Berikut sebagian dampak yang mempengaruhi mereka :

Sulit Menerapkan Nilai Nilai

Tidak menepati janji akan berakibat ke masalah kesulitan untuk penerapapan nilai pada anak. Nilai nilai sulit ditanamkan pada anak anak, seperti nilai tidak mencuri atau berbohong, maka anak tidak mau menurutinya karena hal itu hanya sebatas janji atau bualan belaka.

Baca lebih lanjut